Sosok Yang Ingin Aku Temui

The World Is Waiting For You. There are places you haven’t see. People you haven’t met. Food you haven’t tasted. Things you haven’t created. The world is waiting for you. So trust me when I say . This is something you’ll get throught with a slight different view.
-Emily Coxhead

Parsa dengan hobi bersepedanya menaiki salah satu bukit di Iran

Aku mulai serius untuk belajar bahasa Inggris pada tahun akhir tahun 2014. Pada tahun yang bersamaan, temanku mengenalkan beberapa temannya untuk sama-sama belajar bahasa inggris. Singkat cerita, mulailah aku mempunyai teman dari berbagai negara pada saat itu dengan bahasa inggris  yang masih sangat standar. Aku ingat waktu aku memulai berbincang dengan mereka, aku sedikit takut dan tidak bisa mengeluarkan ide ide yang ada dikepalaku karena kendala bahasa tadi. Hari demi hari, bulan demi bulan berganti, mereka dengan sabar membantu dan memahami kemampuan bahasa Inggrisku. Pada waktu itu aku sadar, begitu indahnya dunia!. Aku bisa mengenal orang dari belahan dunia yang berbeda bahkan berbeda agama dan ras. FYI, aku dengan beberapa teman tadi berasal dari berlatar belakang yang sangat berbeda, ada yang atheis, agnostic, noturis, vegan dan lainnya. Aku senang karena aku banyak belajar hal baru dari mereka, pengetahuan lain yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya. Selain itu, hal sederhana yang secara tidak langsung berdampak yaitu pada pengetahuan akan negara dimana temanku tinggal. Aku mulai mengetahui perbedaan jam, musim, kebudayaan yang ada disana tanpa kita belajar dari buku tapi dari seseorang yang memang tinggal langsung disana. Terkadang bagiku mendengarkan langsung lebih mengasyikan  dibandingkan membaca buku sejarah yang sangat tebal.  

Parsa, dia adalah salah satu teman terbaikku dalam belajar bahasa Inggris yang ku kenal pada tahun 2015. Dia berasal dari Iran dan salah satu inspirasi bagiku, terlebih memang bahasa inggris dia memang lancar dan hampir tidak terdengar aksen dari bahasa ibunya. Sampai sekarang kami masih bersahabat dan saling memotivasi untuk mencapai cita-cita masing-masing terlebih untuk melihat dunia. Oleh karena itu aku sangat ingin bertemu dengannya bagaimana kami sudah berkembang dan berjuang dengan baik dalam bidang kami masing-masing. Kami berbagai cerita tentang semua hal mulai dari kehidupan pribadi sampai dengan bagaimana rasanya hidup di negara masing-masing. Dulu, aku berfikir negaranya merupakan negara berbahaya sampai pada akhirnya aku mengerti dan mendengar secara langsung darinya bahwa negaranya aman sambil menunjukan beberapa foto bagaimana indahnya Iran terlebih dia memang hobi bertualang dengan sepedanya.

Aku menemukan passion dan ingin menjelajah dunia karena ingin bertemu dengan mereka secara langsung. Orang-orang yang telah memberikan insight dan motivasi selama ini dalam perjalanan hidupku. Selain itu, Aku ingin bertemu dengan orang-orang baru di belahan bumi yang lain untuk berbagi cinta, cita dan persahabatan. Oleh karena itu, aku mulai  mengikuti cultural intelligence course online by Purdu University dimana aku dapat belajar lebih tentang keberagaman,keunikan setiap orang dan kebudayaan di berbagai belahan dunia.

#Goup#Gouptravelola#pestapoin-vivo#pestapointravelola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *