ONE DAY TRIP TO BROMO

Bromo wonderful indonesia explore indonesia

ONE DAY TRIP TO BROMO

Berkunjung ke Bromo mengesankan !!

Aku tak pernah berfikir bahwa perjalananku ke Bromo akan dimulai pada awal tahun 2019. Masih ingat sekitaran bulan Mei 2018 memang sempat berencana pergi kesini namun karena banyak hal dan pertimbangan sehingga tidak jadi. Kadang hal yang tidak direncanakan gampang terjadi. Dan, tepatnya hari sabtu tanggal 5 Januari 2019, pertama kali menginjakan kaki ke Bromo. Melihat Jeep, mengingatkanku ketika berada di Pilipina dengan berbeda suasana dan pemandangan. Menaiki Jeep dengan ditemani oleh pak supir yang kalem. Mau tidak mau, aku harus agak sedikit inisiatif dan mulai pembicaraan untuk mengetahui alur perjalanan. Tapi aku senang, ketika orang kalem mulai banyak bicara artinya sudah nyaman dengan lawan bicaranya.

Hari itu kami sampai pukul tiga pagi, udara disana dingin tetapi udaranya sangat sejuk dan adem. Aku merasa bahagia menghirup udara pagi itu, angin semiliwir menyapa, langit mulai berubah warna dari violet, kuning, jingga lalu orange. Matahari terbit sudah sekitar pukul 4.30-an, subhanallah indahnya ciptaanNya. Sebelum sampai ke puncak kami harus menaiki beberapa anak tangga untuk sampai ke bukit, bukit ini dinamakan bukit cinta. Mungkin karena sangat indahnya alamnya mampu membuat aku berdecak kagum seketika dan jatuh cinta. Hari itu suasana bukit ini ramai, penuh serasa berada di tembok besar kekaisaran ( hehe).

Selepas dari bukit cinta, kami melanjutkan perjalanan menuju padang savanna. Perjalanan menuju sini sungguh memanjakan mata, melihat sekeliling gunung, pepohonan, alam, udara, semuanya aku suka. Berada disini membuatku semakin bersyukur dan keyakinanku semakin bertambah “ Indonesia ie extremely beautiful”. Untuk kamu-kamu yang mempunyai waktu luang sepertinya cocok untuk melakukan meditasi karena udara yang bersih, angin sepoi-sepoi, dan indahnya alam membuat pikiran tenang. Mungkin inilah kenapa dengan travelling bisa membuat muda.  

Berputar-putar di sekitaran pasir berbisik yang katanya pasirnya berbunyi krisik-krisik dan memang bisa dikatakan demikian. Wilayah pasir berbisik ini luas sekali, lapang, dan keren parah. Kami memutuskan untuk tidak berlama-lama disini karena perjalanan utama akan dimulai yaitu menuju puncak Bromo melihat kawah di atas puncak. Untuk mencapai puncak dibutuhkan waktu dua jam (PP) dengan jarak perjalanan 3 km melewati beberapa jalanan licin karena pasir dan kemudian tangga menuju puncak. Pada awalnya aku ragu untuk mencapai puncak, karena teman-temanku memutuskan untuk tidak naik ke puncak. Namun aku masih memiliki rasa keingintahuan besar sehingga aku putuskan untuk menuju puncak seorang diri. Semangatku hadir karena selama di perjalanan banyak orang juga yang mempunyai tujuan sama untuk sampai di puncak.

Napasku kuatur perlahan meski sesekali aku merasa kelelahan “ngos ngosan”. Untuk tetap menjaga semangat, aku putuskan untuk tidak melihat ke bawah. Pandanganku menatap ke puncak terus dan terus perlahan demi perlahan sampai akhirnya sampai di puncak. Rasa cape hilang sudah ketika melihat pemandangan yang begitu indah, mendengar suara dari kawah melahirkan suasana yang berbeda. Asap dari kawah dan hawa panas sedikit terasa namun udara di atas masih terasa sejuk. Aku melihat keindahan dari atas kawah Bromo dan dalam hatiku berkata “ Tuhan terimakasih sudah memberikan aku kesempatan untuk melihat keindahan alammu lagi“.

 Aku berada di puncak hanya sebentar karena aku memikirkan perjalananku ke bawah. Untuk menuruni puncak ternyata aku merasa kesulitan. Kondisi jalan pasir yang sangat licin sedangkan kontur tanah yang agak menukik sehingga aku melipir pelan-pelan mencari pijakan yang masih terlihat tanah.  Perlahan tapi pasti meski agak menakutkan. Dari belakang ada suara bapak-bapak bilang “ Jalannya jangan dibungkukan, kalau begitu kamu akan semakin takut, berjalanlah tegak agak mendongak ke atas” sembari beliau berjalan dan mempraktekan ke arahku. Dan memang benar langkah kakiku mulai cepat dan tidak terasa sampailah sudah di bawah (Alhamdulilah).

Tips untuk travelling kesini carilah partner karena kita harus menyewa Jeep yang akan membawa kita ke semua tempat disini. Untuk harga penyewaan Jeep berkisar 700ribu-an. Nah kalau kamu solo travelling harus bisa memastikan terlebih dahulu “mendapat partner” atau bisa aja kamu motoran disini “ Seru”. Aku melihat banyak sekali orang-orang menikmati Bromo dengan memakai motor terutama perjalanan yang menakjubkan akan kamu dapati mulai dari memasuki pasir berbisik dan kemudian padang savanna. Harga makanan di tempat wisata ini masih dibilang terjangkau. Dengan menikmati dinginnya Bromo dengan sungguhan teh manis panas akan membuatmu rileks sembari matamu dimanjakan oleh indahnya sekitar. Selain itu jangan lupa membawa air minum ketika hendak menuju kawah. Dan tentunya yang terpenting berdoa agar perjalananmu mengesankan dan memberikan makna tersendiri.

Perjalanan kali ini mengajarkanku tentang beberapa hal yaitu niat. Niat itu penting selama niat bagus maka selalu ada jalan untuk mencapai tujuan. Terimakasih untuk para wonder woman Nurul, Lulu, Zaskia dan Yunita, perjalananku semakin menyenangkan bersama kalian. Terimakasih Tuhan atas kesempatan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *